Pembersih Udara Membantu Alergi Rhinitis (2)

Untuk melanjutkan…

Saran untuk menciptakan lingkungan yang sehat dari empat aspek berikut:

1. Kurangi alergen di rumah Anda

Benda dan permukaan umum di dalam ruangan yang dapat mengandung alergen seperti tungau debu, jamur, dan bulu hewan peliharaan serta memicu alergi dalam ruangan dapat meliputi hal-hal berikut:

• Mainan seperti boneka binatang menyembunyikan tungau debu, jamur, dan bulu hewan peliharaan.

• Pakaian yang dibiarkan di lantai atau disimpan di laci dalam waktu lama mungkin mengandung alergen.

• Karpet mengandung konsentrasi alergen yang relatif tinggi, terutama jamur, karena sulit untuk tetap kering. Pembersihan dan penyedotan debu secara berkala sangat disarankan.

• Lantai permukaan keras dapat menggantikan karpet, tetapi perlu diperhatikan untuk meminimalkan paparan polutan dalam ruangan saat melakukan waxing atau pembersihan (hubungi produsen untuk produk pembersih rendah VOC) guna mengurangi gejala rinitis.

• Furnitur dan kayu olahan masing-masing mengeluarkan konsentrasi VOC dan formaldehida yang tinggi.

Pembersih Udara Sinar UV dengan panjang gelombang 254nm, lampu UVC, sterilisasi

alat sterilisasi

2. Ventilasi rumah Anda

Menurut Badan Perlindungan Lingkungan AS (EPA), ventilasi rumah penting untuk mengurangi polutan udara dalam ruangan dengan mempertukarkan udara antara luar dan dalam rumah. Lakukan setiap hari pada siang hari, maksimal 10 menit setiap kali.

• Ventilasi rumah sebaiknya diselaraskan dengan aktivitas dalam ruangan tertentu, seperti memasak (sebaiknya menggunakan penghisap asap), atau mandi untuk meminimalkan kelembapan di kamar mandi atau kamar tidur.

• Dekorasi interior dan mural membutuhkan ventilasi rumah yang memadai.

Sistem pemanas modern yang dipadukan dengan filter HEPA.

) Dan pembersihan filter secara berkalamemastikan efisiensiventilasi rumah

Selain itu, disarankan untuk secara teratur membuka jendela agar udara luar dapat masuk jika kondisi cuaca dan tingkat polusi di luar memungkinkan.

• Tidak disarankan untuk melakukan ventilasi rumah saat kadar serbuk sari, spora jamur, atau polutan udara tinggi.

Sistem Ventilasi Pemulihan Panas hemat energi dengan filter HEPA

menyaring

3. Tips Kamar Tidur

Kasur, bantal, dan selimut seringkali menjadi tempat berkembang biaknya jamur dan tungau debu, yang dapat berkembang biak pada bulu hewan peliharaan. Alergen dari berbagai sumber ini dapat memicu gejala alergi. Hal ini dapat diatasi dengan:

• Cuci seprai setiap minggu dengan air panas 54°C dan pemutih untuk membunuh tungau debu dan telurnya serta spora jamur.

• Gunakan alas tidur anti-tungau yang tersedia secara komersial.

• Ganti kasur setiap 8-10 tahun.

• Cegah hewan peliharaan memasuki area kamar tidur.

• Bersihkan kamar tidur Anda dengan penyedot debu untuk mengurangi jumlah alergen.

• Hindari makan di kamar tidur.

Tips Kamar Tidur

4. Pembersihan cerdas

Tujuan membersihkan debu rumah adalah untuk mengurangi alergen, bukan untuk menyebarkannya, jadi produk pembersih harus dipilih dengan bijak.

• Kemoceng bulu dapat menyebarkan debu dan alergen dan sebaiknya dihindari.

• Kain lembap lebih baik untuk membersihkan kotoran daripada kain biasa. Kain biasa justru dapat mengganggu penyerapan alergen, yang berada di udara dan mengambang di permukaan dalam ruangan lainnya.

• Penyedot debu harus tertutup rapat untuk menghindari kebocoran debu, baik yang memiliki filter HEPA maupun tidak. Wadah debu pada penyedot debu harus dikosongkan dan dibersihkan di luar ruangan untuk menghindari penyebaran kotoran ke dalam ruangan.

Pembersih Udara Hepa dengan sistem filtrasi 6 tahap untuk menghilangkan virus.

Tips Kamar Tidur 2


Waktu posting: 30 Maret 2022